Tabel Periodik Unsur
Format tabel periodik modern, meliputi:
- Masing-masing unsur terdapat pada satu kotak yang berisi nomor atom, nomor massa, dan lambang unsur. Kotak-kotak tersebut berurutan dari kiri ke kanan berdasarkan kenaikan nomor atom.
- Kotak tersebut tersusun membentuk barisan horizontal (periode) dan barisan vertikal (golongan). Setiap periode diberi nomor dari 1 – 7. Masing-masing golongan diberi nomor dari 1 hingga 8 dengan huruf A atau B.
- Pada sistem IUPAC baru, masing-masing golongan diberi nomor dari 1 hingga 18 tanpa huruf A atau B. Unsur-unsur dalam satu golongan yang sama pada tabel periodik akan mempunyai kemiripan sifat.
- Unsur-unsur golongan 1A−8A (golongan 1−2, 13−18) merupakan unsur golongan utama. Unsur-unsur golongan 1B−8B (golongan 3−12) merupakan unsur logam transisi. 2 deret unsur di bagian bawah, yaitu lanthanida dan aktinida, dinamakan unsur logam transisi dalam.
Sifat-Sifat Pada Sistem Periodik Unsur
Dibawah ini merupakan sifat-sifat dari sistem periodik unsure:
Sifat Logam
Berdasarkan sifatnya, unsur-unsur bisa
dikelompokkan menjadi: logam, non logam, dan metalloid. Unsur-unsur
logam mempunyai sifat-sifat: konduktor panas dan listrik yang baik,
bisat ditempa dan ductile, titik leleh relatif tinggi, cenderung
melepaskan elektron pada unsur non logam. Unsur-unsur non logam
mempunyai sifat-sifat: nonkonduktor panas dan listrik, tidak bisa
ditempa dan rapuh/getas, umumnya berwujud gas pada temperatur kamar,
cenderung menerima elektron dari unsur logam. Unsur-unsur metalloid
mempunyai sifat-sifat seperti logam dan juga non logam. Sifat logam
semakin berkurang dari kiri ke kanan dan dari bawah ke atas sistem
periodik unsur, kecuali hidrogen. Unsur-unsur metalloid berada pada
[tangga] yang membatasi unsur-unsur logam dan non logam.
Jari-Jari Atom
Jari-jari atom ialah setengah dari jarak
antara dua inti dari dua atom logam yang sejajar atau dalam sebuah
molekul diatomik. Pada satu golongan, dari atas ke bawah jari-jari atom
cenderung membesar, sebagaimana pertambahan kulit elektron. Dalam 1
periode, dari kiri ke kanan, jari-jari atom cenderung mengecil,
sebagaimana pertambahan muatan inti efektif.
Energi Ionisasi
Energi ionisasi ialah energi yang
dibutuhkan oleh sebuah atom atau ion dalam fase gas untuk melepaskan
sebuah elektronnya. Pada satu golongan, dari atas ke bawah, energi
ionisasi pertama cenderung mengecil, sebagaimana jarak dari inti ke
elektron terluar bertambah sehingga tarikan elektron terluar oleh inti
berkurang. pada satu periode, dari kiri ke kanan, energi ionisasi
pertama cenderung membesar, sebagaimana pertambahan muatan inti efektif
sehingga tarikan oleh inti bertambah.
Jari-Jari Ion
Jari-jari ion yaitu jari-jari dari
kation atau anion yang dihitung berdasarkan jarak antara dua inti kation
dan anion pada kristal ionik. Kation (ion bermuatan positif) terbentuk
dari pelepasan elektron dari kulit terluar atom netral maka tolakan
antar elektron berkurang, tarikan elektron dari inti lebih kuat, dan
jari-jari dari kation lebih kecil dari atom netralnya. Anion (ion
bermuatan negatif) terbentuk dari penangkapan elektron pada atom netral
maka tolakan antar elektron bertambah dan jari-jari dari anion lebih
besar dari atom netralnya. Pada satu golongan pada sistem periodik
unsur, dari atas ke bawah, jari-jari ion bermuatan sama cenderung
memebesar, sebagaimana pertambahan kulit elektron. Dalam periode, pada
deretan ion iso elektronik (spesi-spesi dengan jumlah elektron sama dan
konfigurasi elektronnya sama, seperti O2-, F–, Na+, Mg2+, dan Al3+ dg 10
elektron), semakin besar muatan kation jadi semakin kecil jari-jari
ion, tetapi semakin besar muatan anion jadi semakin besar jari-jari ion.
Afinitas Elektron
Afinitas elektron ialah kuantitas
perubahan energi ketika sebuah atom / ion dalam fase gas menerima sebuah
elektron. apabila kuantitas perubahan energi bertanda positif, makan
terjadi penyerapan energi, namun, jika bertanda negatif, terjadi
pelepasan energi. Semakin negatif nilai afinitas elektron, semakin besar
kecenderungan atom atau ion menerima elektronnya (afinitas terhadap
elektron semakin besar). Pada satu golongan pada tabel periodik unsur,
dari atas ke bawah, afinitas elektron cenderung mengecil, dengan banyak
pengecualian. Pada satu periode, dari kiri ke kanan, sampai golongan 7A,
afinitas elektron cenderung membesar, dengan banyak pengecualian.
Elektronegativitas
Elektronegativitas adalah ukuran
kemampuan suatu atom pada sebuah molekul (keadaan berikatan) untuk
menarik elektron kepadanya. Semakin besar elektronegativitas, maka
semakin mudah atom tersebut menarik elektron kepadanya sendiri. Pada
satu golongan, dari atas ke bawah, elektronegativitas cenderung
mengecil. Dalam satu periode, dari kiri ke kanan, elektronegativitas
cenderung memebesar.
Demikian penjelasan yang bisa kami sampaikan tentang Pengertian Sistem Periodik Unsur dan Sifat-Sifat Pada Tabel Periodik Unsur Kimia Terlengkap .Semoga bermanfaat dan sampai jumpa pada postingan selanjutnya.

No comments:
Post a Comment